Teacup Pomeranian Health Issues : Anjing Kecil Rapuh

Teacup Pomeranian Health Issues : Anjing Kecil Rapuh

Teacup Pomeranian health issuesadalahmasalahkesehatan yang biasaditemukanpadaanjing Teacup Pomeranian.Ukurannya yang sangat kecil menjadikan anjing ras spitz khususnya Pomeranian banyak diminati para pecinta anjing dan membuat siapa saja yang memandangnya ingin turut bermain bersama. Karenaukurannya yang kecil ini juga, anjing Pomeranian biasa ditambah embel-embel “teacup” yang berarti sangat kecil seukuran cangkir teh. Namun siapa sangka jika dibalik kelucuan dan keunikan ukurannya, anjing ini justru termasuk ke dalam daftar anjing yang malang.

Teacup sendiri adalah sebutan untuk seekor anjing, baik dari ras apapun seperti poodle, chihuahua, yorkie, maltese, beagle ataupun pomeranian yang memilikiukuran 17 inci (43 cm) dan berat antara 2 sampai 5 pon (0,9 sampai dengan 2,2 kilogram). Oleh karena ukuran inilah anjing-anjing kecil disebut teacup atau yang berarti dapat dimasukkan ke dalalm cangkir teh.

Teacup Pomeranian Health Issues : Anjing Kecil Rapuh

Karena ukurannya yang sangat kecil anjing Teacup Pomeranianbanyak sekali diminati oleh para pecinta anjing untukdipelihara.Banyaknya permintaan pasar membuat anjing-anjing ini mulai dibiakkan secara “paksa” oleh para oknum dengan cara mengembangbiakkan secara berlebihan. Para oknum ini biasa memasangkan anjing-anjing ukuran kerdil dari spesies yangt berbeda-beda demi mendapatkan ukuran anjing yang lebih “teacup” lagi. Padahal, belum tentu ukurankecil tersebut bawaan ras mereka, melainkan adalah sebuah kelainan genetik yang dimiliki anjing-anjing tersebut sejak lahir.

Seperti yang kita ketahui, kondisi kelainan genetik adalah kondisi dimana gen yang dibawa oleh makhluk hidup tersebut tidak sama seperti makhluk hidup lain yang normal. Terkadang kondisi ini dibarengi dengan penyakit bawaan yang sewaktu-waktu dapat diturunkan kepada peranakannya. Tidak terkecuali pada anjing teacup.

Masalah kesehatan yang banyak ditemukan pada anjing Teacup Pomeranian antara lain adalah hipoglikemia, yaitu keadaananjing mengalami gula darah rendah karenaukuran organpencernaannya yang terlalu kecil dan kurang perhatian dalam pemberianmakan yang dapat menyebabkan komplikasi seperti kejang, sesak nafas, muntah, diabets dan jantung. Selain itu, karena bawaan genetik buruk yang terjadi sat perkembangbiakkan juga menjadi salah satu penyebab anjing ini terkenal rapuh.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Post